Belajar past dan present participle melalui video

Belajar hanya dengan mendengar saja tidaklah cukup, perlu dilanjutkan dengan aktivitas menulis. Namun menulis apa yang telah kita pelajari ternyata tidak sebaik bila kita mampu praktek. Ternyata praktek sekalipun, belum tentu hasilnya baik, masih perlu dilakukan pengulangan. Karena itu, hasil aktivitas belajar akan menjadi semakin baik bila kita iringi dengan melakukan pengulangan-pengulangan, hingga menjadi habitual (kebiasaan).
Silahkan pelajari video berikut yang ada di website ini. Ulangi beberapa kali (mungkin 2 - 10 kali) hingga betul-betul memahami. Setelah itu, tuliskan apa yang baru saja anda pelajari. Endapkan dulu beberapa jam.
Esoknya lihat lagi video ini, kemudian cobalah tirukan apa yang telah dipelajari hari sebelumnya. Niscaya anda akan lebih memahami. Selanjutnya lakukanlah pengulangan-pengulangan. Dengan pembiasaan, nantinya secara refleks dan spontan   kemampuan berbahasa Inggris akan muncul secara otomatis.

Aturan berbicara bahasa Inggris dengan baik | Pelajari frase, bukan kata per kata


Rangkuman “Bagaimana agar dapat berbicara bahasa Inggris dengan baik?”
Aturan no.1: Selalu pelajari frase bahasa Inggris. Frase-nya, jangan kata per kata.

Ini adalah cara baru dalam belajar berbicara Bahasa Inggris.
Mengapa? Supaya dapat berbicara dengan cepat, mudah, secara otomatis dan disertai dengan kepercayaan diri.

Some dan Any | Bagaimana cara menggunakannya?


Some digunakan di dalam kalimat positif.
Any digunakan di dalam kalimat negatif dan di dalam kalimat tanya.

Contoh:

1.       I want some sugar (= Saya ingin sedikit gula?)
2.       I don’t want any sugar (= Saya tidak mau gula?)
3.       Do you want any sugar? (= Apa anda mau gula?)

Penggunaan kata sifat yang berakhiran –ed dan –ing sebagai kata pasif dan aktif


Akhiran –ed biasanya kita pahami berkaitan past tense. Sementara akhiran –ing biasanya berkaitan dengan continous tense atau pun gerund. Ternyata –ed dan –ing juga dapat berperan sebagai kata sifat (adjective).
Kita telah mengetahui bahwa adjective berfungsi untuk memodifikasi atau menjelaskan kata benda (noun).

Untuk menyegarkan pemahaman tentang adjective, dapat dilihat di postingan:
Adjective - apakah kata sifat itu

Contoh:
Bila seseorang membersihkan mobil, maka setelah selesai dibersihkan, mobil menjadi bersih. Mobil tersebut kita katakan sebagai mobil yang bersih.

Apa yang dimaksud Adverb? Serta apa fungsinya?

Adverb (= kata keterangan) adalah kata yang menjelaskan atau memberikan keterangan kata lainnya. Contohnya “kata lainnya”? Contohnya adalah verb (= kata kerja), adjective (= kata sifat), dan adverb lainnya (kata keterangan lain).
Adverb ini akan memodifikasi kata-kata tersebut. Secara otomatis akan memodifikasi makna yang ada di dalam kalimat.

Contoh:
Hazardous (= berbahaya), merupakan kata sifat.
Jika ditambahkan kata keterangan, contoh: Extremely hazardous (= sangat berbahaya)
Dari contoh di atas, extremely menambah tingkat hazardous. Jadi bukan sekedar bahaya, tapi sangat berbahaya.

Types of Verbs - Jenis-jenis kata kerja dan penjelasannya


Bila dikaitkan dengan posisinya di suatu kalimat, maka terdapat 3 golongan verb (kata kerja):
1.       Action
2.       Linking
3.       Helping

Sekilas tentang Conjunction dan contohnya dalam kalimat


Conjunction, atau kata penghubung adalah suatu kata yang digunakan untuk menggabungkan clause (= klausa) dengan clause lainnya. Atau sederhananya, kalimat satu dengan kalimat lainnya.
Apa itu clause, akan dibahas kemudian secara lebih detail.

Q: Maksudnya menghubungkan bagaimana?
A: Menghubungkan satu kalimat dengan kalimat lain dengan menyisipkan kata penghubung.

Q: Tujuannya?
A: Sesuai namanya, “menghubungkan”. Biasanya bertujuan untuk memaparkan dan juga mempersingkat hubungan kalimat satu dengan kalimat lainnya.

Much dan many, penjelasan, perbedaan dan contohnya


Berikut ini adalah contoh penggunaannya dalam kalimat:
1.       He has many biology books (= dia memiliki banyak buku-buku biologi)
2.       They eat much rice everyday (= mereka banyak makan nasi setiap harinya)

Count and Amount, perbedaan countable dan uncountable


"Count" digunakan bila kita ingin menyebutkan suatu jumlah yang dapat dihitung (countable), sementara
"Amount" digunakan untuk menyatakan jumlah yang TIDAK bisa dihitung (UNcountable).

Contoh:
1. She is bringing a great number of students gathering in ballroom (= mereka membawa banyak pelajar yang berkumpul ke ruangan besar)
2. He is carrying a small amount of money in his trouser pocket. (= ia membawa sedikit uang di saku celananya)

Adjective - apakah kata sifat itu

Adjective adalah kata yang digunakan untuk memberikan penjelasan ke kata benda. Kata benda (nouns) yang dimaksud ini termasuk kata penggantinya (pronouns).

contoh:
beautiful eyes (= mata yang indah). Mata yang bagaimana? mata yang indah.
green environment (= lingkungan hijau). Lingkungan yang bagaimana? lingkungan yang hijau.
square box (= kotak segi empat). Kotak yang bagaimana? kotak yang bersegi empat.

Terjemahan contoh countable noun (cn) = kata benda yang dapat dihitung

Untuk mengetahui apakah countable noun itu, silahkan melihat artikel "Countable Noun = Kata Benda yang Dapat Dihitung”.
Berikut ini adalah sebagian kecil daftar contoh countable noun dan terjemahan singkatnya dalam Bahasa Indonesia: 

actor = aktor
address = alamat
adult = orang dewasa
animal = hewan
answer = jawaban
apartment = apartemen
apple = apel
article = artikel

Cara menterjemahkan 2 dan 3 kata dalam bahasa Inggris


Mobil yang masih baru, kita sebut “mobil baru”. Kalau mobil yang kotor, maka kita katakan mobil tersebut dengan istilah “mobil kotor”.

Kita TIDAK mengatakan mobil yang kotor dengan istilah “kotor mobil”. Tapi kita katakan sebagai “mobil kotor”.
Lalu apa maksudnya?
Kita tahu bahwa urutan kata akan mempengaruhi arti, contohnya “mobil kotor” ada artinya. Tapi “kotor mobil” artinya lainkayaknya gak pernah dengar tuh :)

Countable and Uncountable Noun, mengapa penting diketahui?


Mengapa kita perlu mengetahui perbedaan Countable dan Uncountable Noun?

Begini, kalau kita juragan sapi. Ditanya, berapa jumlah sapi yang dimiliki? Maka kita bisa menjawab jumlah sapi yang kita miliki, misalkan empat sapi.
four cows = empat sapi
four cows = empat sapi
Tapi kalau kita sebagai juragan minyak. Ditanya, berapa jumlah minyak yang dimiliki? Maka kita tidak bisa menjawab lima minyak atau enam minyak.

Countable Noun = Kata Benda yang Dapat Dihitung

Manusia dapat dibeda-bedakan. Misal, menurut kategori jenis kelaminnya. Hanya ada dua jenis: laki-laki dan perempuan.

Benda juga dapat dibedakan dari jenisnya. Menurut kategori jumlahnya, apakah benda tersebut dapat dihitung atau tidak. Dihitung itu begini ”satu, dua, tiga, dst”. Jadi, ada kategori "dapat dihitung" dan "tidak dapat dihitung".

Maksudnya bagaimana?
Begini, “Jari tangan kita ada berapa?” Kita hitung “satu, dua, tiga, empat, lima”. Kita bisa menghitungnya. Jadi, fingers (= jari kita) adalah contoh countable noun (= kata benda yang dapat dihitung).  

Cara Menterjemah Menggunakan Google Translate


Seperti biasa, masuk ke browser.
ketik "translate.google.com" cara pakai google translate
ketik "translate.google.com"

Ketik saja di URL: “translate.google.com” nanti tampil seperti ini.
Tampilan Google Translate
Tampilan Google Translate

Subjek, Predikat, Objek – suatu pengantar kalimat


Penting sekali memahami apa itu subjek, predikat dan objek.

Di dalam suatu kalimat, yang melakukan pekerjaan disebut pelaku, atau istilahnya subjek.
Apa yang dikerjakan sebagai predikat.
Maka, yang menjadi korban*, atau dikerjai*, diistilahkan sebagai objek.

Contoh:
They play ball (= Mereka bermain bola).

Verb = Kata Kerja. Pengantar dan contoh dalam kalimat

Verb = Kata Kerja

Sederhananya, “verb” adalah kata kerja.
Disebut kata kerja karena menyebutkan apa yang dilakukan.


contohnya adalah kata “makan” dan “membaca”. Sering kita dengar contoh seperti ini:

Mereka makan nasi
Mereka makan nasi
“Mereka makan nasi” à apa yang mereka lakukan? Makan nasi.

Kalimat Pasif – Definisi dan Contoh Singkat

Agar lebih mudah memahami sesuatu, kita bisa langsung melihat contohnya terlebih dulu. Ada suatu kalimat:
1.       Budi membaca buku.
2.       Buku dibaca Budi. 

Maksudnya sama, hanya penulisannya berbeda. Yang mengerjakan tetap Budi. Yang 'dikerjai'  juga sama: buku. Yang pertama adalah contoh kalimat aktif. Sementara, yang kedua adalah contoh kalimat pasif.

Singular dan Plural Nouns = Kata Benda Tunggal dan Jamak


Kalau anak kost hanya makan ½ porsi gado-gado dijamin tidak kenyang. Kalau satu porsi gado-gado lumayan kenyang. Dua piring gado-gado kenyang. Tiga piring, empat piring gado-gado?? Pastinya kuennnnyyang!

Kita tidak akan membahasa makanan gado-gado. Tapi cara menulis jumlah porsi gado-gado yang kita bahas. Berapa pun porsi gado-gado, dalam Bahasa Indonesia tetap sama: “... porsi gado-gado”.

Nouns = Kata Benda, Adjectives = Kata Sifat

Banyak benda-benda di sekitar kita. Ada apa saja? meja, kursi, baju. Nah, itulah contoh kata benda.
Bagaimana kondisi benda tersebut? Mejanya baru, kursinya kotor, bajunya bagus. Kondisi benda-benda tersebut adalah contoh dari kata sifat. Kondisinya ya.

Secara sederhana, istilah kata benda dalam bahasa Inggris adalah noun. Sementara, kata sifat dalam bahasa Inggris adalah adjective.

Bila kita memahami jenis kata dengan baik, maka belajar bahasa Inggris akan menjadi lebih mudah. Berawal dari yang mudah dan sederhana dulu, kemudian yang lebih rumit. Karena, nanti akan ada istilah lain lagi, misal abstract nouns dan concrete nouns. Nanti juga ada penggunaan noun dalam kalimat. Ada istilah pronouns. Ada istilah MD (Menerangkan Diterangkan). Ada jenis-jenis kata,... dsb. Intinya, sedikit-sedikit saja nanti juga akan menjadi banyak. Asalkan terus-menerus ya... Selamat belajar berbahasa Inggris dengan mudah :-)


Demonstratives = Kata Penunjuk


Demonstratives adalah kata-kata untuk menunjukkan sesuatu. Kalau dalam Bahasa Indonesia adalah kata “ini” atau “itu”. Fungsinya untuk menunjukkan lokasi, arah, ataupun tempat.

Kata ganti yang digunakan adalah: “this, that, these, those”.
Kapan digunakan? Bergantung jauh dan dekatnya sesuatu (naik angkot aja, ada jauh dekatnya).
Kalau dekat, berarti “ini”, gunakan this atau these.
Kalau jauh, berarti “itu”, gunakan that atau those.

Greetings = Ucapan selamat


Greetings artinya pernyataan selamat. Bergantung keadaan saat mengucapkannya. Nah, berikut ini adalah contoh greetings dan penjelasan kapan mengucapkannya.

Hi = Hai. à Biasanya saat kita bertemu seseorang.
Hi guys, hi dude = hai teman à biasa digunakan secara formal.
Hello = Halo. à Ini sering dipakai kalau menelpon.
Good morning = Selamat Pagi à di pagi hari hingga kira-kira jam 10 pagi. Selanjutnya dapat diduga penggunaan untuk waktu lainnya:

Statement vs Negative Statement = Pernyataan dan Pernyataan Negatif


Statement merupakan perNYATAan. Tentu berbeda dengan question (= perTANYAan). Pernyataan yang berlawanan disebut sebagai negative statement. Negative statement mengandung makna menyangkal, berarti tidak/bukan. Secara sederhana, dalam pelajaran Bahasa Inggris pernyataan (statement) dengan lawannya (negative statement), hanya dibedakan dengan penggunaan not.


Statement
Negative Statement
I am a student
= saya seorang pelajar
I am not a student
= saya bukan seorang pelajar
You are a teacher
= anda adalah seorang guru
You are not a teacher
= anda bukan seorang guru
He is in the room
= dia berada di dalam ruangan
He is not in the room
= dia berada di dalam ruangan
She is my mother
= dia adalah ibu ku
She is not my mother
= dia adalah ibu ku
We are happy
= kami bergembira
We are not happy
= kami bergembira
They are pilot
= mereka pilot
They are not pilot
= mereka pilot
It is a village
= itu adalah sebuah desa
It is not a village
= itu adalah sebuah desa

Wh- Questions = Pertanyaan Wh-


Pertanyaan wh- berguna untuk memperoleh informasi lebih detil, tidak sekedar jawaban ya atau tidak. Jawaban pertanyaan wh- bergantung dari kata wh- yang digunakan. Untuk lebih jelasnya, dapat dipelajari melalui contoh di dalam tabel berikut:

Yes – No Questions = Pertanyaan Ya atau Tidak


Pertanyaan dalam bahasa Inggris dapat dikelompokkan ke dalam dua tipe.
1.       Pertanyaan "yes/no" dan
2.       Pertanyaan how dan wh-

Tipe pertama digunakan untuk mendapatkan persetujuan atau kepastian dengan jawaban “ya” atau “tidak”. Untuk mendapat jawaban lebih detil, maka digunakan tipe pertanyaan kedua, yakni menggunakan how dan wh- ( who, whom, what, where, when, why).
Cara menjawab pertanyaan tipe yes/no bergantung dari subjek yang digunakan dalam kalimat tanya.

Negative Sentences " NOT " – Kalimat Negatif

Kita dapat membuat kalimat negatif (negatif sentence) dengan mudah. Cukup dengan menambahkan NOT setelah am, is, are. Arti kalimat negatif berarti menyatakan “tidak” atau “bukan”, menyangkal sesuatu.

Contoh penggunaannya dalam kalimat sederhana:
Subject
Verb Form
Example
I
Am
I am not a student
= saya bukan seorang pelajar
You
You
You are not a teacher
= anda bukan seorang guru
He
Is
He is not in the room
= dia berada di dalam ruangan
She
Is
She is not my mother
= dia adalah ibu ku
We
Are
We are not happy
= kami bergembira
They
Are
They are not pilot
= mereka pilot
It
Is
It is not a village
= itu adalah sebuah desa

Present Tense Be

Kata kerja be dalam present tense memiliki tiga bentuk: am, is, are.
Kapan kita menggunakannya bergantung dari subjeknya. Disebut sebagai present tense karena kita berbicara hal yang terjadi saat ini.

Contoh penggunaannya dalam kalimat sederhana:
Subject
Verb Form
Example
I
Am
I am a student
= saya seorang pelajar
You
You
You are a teacher
= anda adalah seorang guru
He
Is
He is in the room
= dia berada di dalam ruangan
She
Is
She is my mother
= dia adalah ibu ku
We
Are
We are happy
= kami bergembira
They
Are
They are pilot
= mereka pilot
It
Is
It is a village
= itu adalah sebuah desa